News Detail

Ini Daftar Obat Saraf Terjepit dan Penanganan Lainnya

Home › News & Articles › Detail

Lifestyle 19 Mar 2021
Ini Daftar Obat Saraf Terjepit dan Penanganan Lainnya

Saraf terjepit bisa menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan, sehingga terkadang Anda memerlukan obat untuk meredakannya. Ada beragam obat saraf kejepit dengan cara kerja yang berbeda-beda. Agar hasilnya maksimal, obat saraf kejepit kadang perlu dikombinasikan dengan metode pengobatan lain.

Jika Anda mengalami saraf terjepit, ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yang merupakan gejala utama dari saraf terjepit, yaitu:

1. Antiinflamasi nonsteroid

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) merupakan kelompok obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi rasa nyeri akibat saraf terjepit. Contoh obat golongan ini adalah ibuprofen dan naproxen.

2. Antiinflamasi steroid (kortikosteroid)

Obat ini juga dapat diberikan kepada penderita saraf terjepit untuk mengurangi nyeri. Kortikosteroid tersedia dalam bentuk obat yang diminum atau disuntikkan. Contohnya adalah prednison dan prednisolone.

3. Antikonsulvan

Selain dikenal sebagai obat untuk mengatasi kejang, antikonsulvan juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri saraf, termasuk saraf terjepit. Beberapa contoh obat antikonsulvan adalah carbamazepine, oxcarbazepine, dan lamotrigine.

4. Antidepresan

Meski umum digunakan oleh pasien penderita gangguan psikologis, antidepresan dapat diresepkan oleh dokter untuk meredakan nyeri saraf. Beberapa contoh obat antidepresan adalah antidepresan trisiklik, serotonin-norepinephrine reuptake inhibitors (SNRIs), dan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs).

Selain memberikan obat, dokter mungkin akan menyarankan metode pengobatan lain untuk meredakan nyeri akibat saraf terjepit. Dua metode pengobatan yang umum dilakukan dalam penanganan saraf terjepit adalah:

Fisioterapi

Dalam terapi ini, fisioterapis akan mengajarkan latihan peregangan maupun penguatan otot-otot di area saraf terjepit. Tujuannya adalah untuk mengurangi tekanan pada saraf, serta memperbaiki atau mengembalikan fungsi fisik.

Operasi atau pembedahan

Jika saraf terjepit tidak juga membaik dengan obat-obatan dan fisioterapi, maka dokter bisa saja merekomendasikan operasi saraf terjepit untuk menghilangkan tekanan pada saraf. Jenis operasi atau pembedahan pun bervariasi, tergantung pada lokasi saraf yang terjepit.

Jadi, jika Anda mengalami nyeri, kesemutan, atau keluhan lain pada punggung atau bagian tubuh tertentu akibat saraf terjepit, periksakanlah ke dokter di Spine Clinic Surabaya agar dapat diberikan pengobatan yang aman dan sesuai.

Terapi PELD (Percutaneous Endoscopy Lumbar Decompression) surabaya, Teknologi endoskopi di surabaya, pelayanan MRI express, terapi nyeri pinggang bagian bawah, terapi untuk pengobatan nyeri pinggang tulang belakang, terapisyaraf kecentit, terapi syaraf kecetit, pelayanan endoskopi surabaya, terapi endoskopi tulang belakang surabaya, rumah sakit endoskopi tulang belakang surabaya, rumah sakit endoskopi, rumah sakit endoskopi surabaya, pengobatan sakit leher , pengobatan sakit punggung, sakit tulang belakang, dokter syaraf terbaik surabaya, MRI 1 hari selesaioperasi resiko rendah, minimal invasive spine surgery