MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Tangan Kebas Kesemutan, Waspadai Carpal Tunnel Syndrome

Tangan Kebas Kesemutan, Waspadai Carpal Tunnel Syndrome

by. Admin
10 August 2019
Tangan Kebas Kesemutan, Waspadai Carpal Tunnel Syndrome

Anda seorang gamer, pencipta komik, desain grafis atau pekerjaan lain yang bertumpu pada tangan anda untuk berkarya. waspadai keluhan yang satu ini. Telapak tangan yang kebas, kesemutan bisa jadi masalah yang sering menyerang anda akhir-akhir ini, cari tahu mengapa ?

Saat kita merasa kebas, kesemutan hingga kelemahan di telapak tangan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter, tentang kemungkinan Anda mengalami kondisi kesehatan yang disebut sebagai Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau sindroma lorong karpal.

Kondisi ini terjadi saat terdapat penekanan pada saraf median yang menjalar pada tangan, dan melewati pergelagan tangan yang disebut juga terowongan karpal, dan berujung pada telapak tangan. Saraf median sendiri berfungsi mengkontrol semua pergerakan jari-jari tangan termasuk ibu jari keculai kelingking. Penyebab utama sindroma terowongan karpal ada penyempitan rongga yang umumnya disebabkan adanya pembengkakan.

Penyebab CTS

Penyebab utama sindroma lorong karpal dikarenakan gerakan repetitive (berulang) seperti mengetik, mempercepat laju motor. Atau segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan tangan namun dilakukan di bawah lengan kita.

Kondisi kesehatan lain juga dapat memicu terjadinya syndrome lorong karpal, diantaranya hypotiroid, kegemukan, rheumatoid arthritis, diabetes mellitus dan juga kehamilan.

Saat kondisi ini dibiarkan saja, atau tidak dilakukan pengobatan umumnya gejala yang muncul akan bertambah berat, atau memburuk seiring dengan waktu. Dapat juga hilang timbul dengan sendirinya. Namun penelitian menunjukan sindroma lorong karpal yang didiagnosis secara lebih awal pengobatan yang dilakukan juga lebih mudah.

Gejala CTS

Bererapa gejala dari sindroma lorong karpal diantaranya; rasa terbakar di telapak tangan, diserati juga dengan kesemutan hingga mati rasa pada ibu jari, telunjuk hingga jari tengah. Kondisi ini mulanya terjadi pada malam hari disaat jari atau tangan Anda rileks. Baru pada pagi harinya ketika terbangun selain mati rasa pada tangan umumnya diikuti dengan kesemutan di bagian bahu.

Dalam kondisi yang lebih berat, carpal tunnel syndrome sering diikuti dengan kelamahan genggaman ini diakibatkan karena terjadi atrofi pada otot-otot di tangan. Pada kondisi lebih lanjut, derajat nyeri dan kram otot juga menjadi lebih buruk. Pada tahap ini saraf median mulai kehilangan fungsi yang disebabkan karena iritasi atau tekanan. Yang umumnya diikuti: impuls saraf menjadi lebih lambat, hilangnya sensitifitas pada jari, hilangnya koordinasi terutama yang menggunakan ibu jari, atau gerakan mencubit. Saat kondisi ini tetap dibiarkan kemungkinan terjadi kerusakan otot permanen menjadi lebih besar.

Wanita dikatakan memiliki kejadian 3 kali lebih sering untuk sindroma lorong karpal, hal ini dikarenakan lorong karpal pada pergelaangan wanita lebih kecil dibandingkan pria. Hal ini juga menjadi lebih sering terjadi pada wanita saat hamil. Namun umumnya CTS pada wanita hamil akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu melahirkan.

Diagnosis CTS

Selain pemeriksaan fisik, yang umumnya dilakukan dokter dengan cara mengetuk punggung tangan Anda dan melihat reflex dari jari-jari apakah dapat teregang atau rileks sepenuhnya atau tidak? Dokter juga dapat menyerankan pemeriksaan EMG untuk mengetahui respons saraf tanga apakah ada yang terhambat atu mengalami masalah atau tidak.

Terapi CTS

Banyak modalitas terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi CTS, cara yang paling sederhana adalah dengan mengurangi gerakan-gerakan berulang seperti menggosok baju, mengetik, musisi, penata rambut, pembuat kue. Berhenti sejenak dari aktivitas tersebut sangat disarankan dokter untuk mengurangi gejala nyeri atau kesemutan yang muncul. Beberapa gerakan khusus juga dianjurkan dokter untuk mengatasi CTS.

Penggunaan penyangga khusus untuk pergelangan tangan juga disarankan agar supaya pergelangan tangan tidak bergerak secara berlebihan sehingga mengurangi tekanan pada saraf. Penggunaan deker khusus ini dapat dilakukan pada malam hari sehingga pagi harinya Anda terbebas dari rasa sakit, kebas hingga kesemutan di tangan.

Obat-obatan terutama golongan anti inflamasi atau golongan steroid terbukti mampu menghilangkan gejala yang muncul pada CTS. Obat dapat diberikan peroral atau melalui suntikan.

Pembedahan dilakukan saat beberapa cara pengobatan CTS diatas tidak lagi memberikan hasil cara yang dilakukan dokter juga bermacam-macam. Mulai dengan bedah terbuka dengan sayatan di lengan hingga pembedahan minimal .

Read other articles & publications:
LAYANAN SATU PINTU SURABAYA SPINE CLINIC SILOAM
Kami memiliki layanan pendukung untuk mem...
CARA MENGATASI TAKUT OPERASI TULANG BELAKANG
Banyak orang berjuang dengan rasa takut s...
TANPA OPERASI, METHODE PENGOBATABAN UNTUK SARAF KEJEPIT
Bagi kebanyakan orang nyeri tulang belaka...