MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Fisiotherapi Untuk Meringankan Nyeri Leher

Fisiotherapi Untuk Meringankan Nyeri Leher

by. Admin
28 January 2019
Fisiotherapi Untuk Meringankan Nyeri Leher

Terapi fisik adalah salah satu perawatan paling umum untuk sakit leher kronis. Sebagian besar terapi fisik untuk program-program nyeri leher melibatkan penerapan pengurangan rasa sakit dan olahraga untuk program penguatan dan peregangan leher. Metode dan latihan spesifik yang digunakan dalam terapi fisik, serta durasi rencana perawatan, dapat bervariasi dari orang ke orang.

Tujuan Terapi Fisik untuk Nyeri Leher

Terapi fisik untuk nyeri leher biasanya mencakup tujuan-tujuan berikut:

1. Kurangi rasa sakit dan kekakuan

2. Tingkatkan kisaran gerakan kepala dan leher

3. Penguatan leher yang dinamis dan otot-otot pendukungnya

4. Kembangkan strategi untuk mencegah nyeri berulang

5. Bahkan jika rasa sakit tidak dapat sepenuhnya dihilangkan, terapi fisik dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan postur leher dan fungsi untuk gerakan sehari-hari.

Kapan Terapi Fisik Mungkin Dianjurkan ?

Terapi fisik untuk leher mungkin direkomendasikan dalam berbagai kasus, seperti:

Nyeri kronis yang tidak spesifik. Ketika nyeri leher menetap atau terus berulang, sumber atau mekanisme nyeri yang tepat bisa sulit untuk diidentifikasi. Bahkan tanpa diagnosis, peningkatan kekuatan otot leher dapat membantu mereka untuk lebih mendukung tulang belakang leher dan menjadi lebih tahan terhadap rasa sakit.

Sembuh dari cedera. Beberapa cedera, seperti whiplash, dapat merusak jaringan lunak dan persendian leher, mengakibatkan rasa sakit dan / atau kekakuan yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau lebih lama. Program terapi fisik dapat mengurangi rasa sakit dan membantu mengembalikan leher ke fungsi normal.

Sembuh dari operasi. Beberapa operasi yang dilakukan pada leher dapat menyebabkan rasa sakit dan kekakuan yang signifikan pada minggu-minggu dan bulan-bulan berikutnya. Sebagai contoh, operasi diskektomi serviks anterior dengan fusi (ACDF) melibatkan fusi 2 atau lebih vertebra di leher, yang dapat mengubah bagaimana beberapa otot leher dan punggung atas bergerak. Dalam kasus seperti itu, terapi fisik dapat membantu mengatasi kekakuan, meningkatkan fungsi leher, dan mengurangi atau mencegah kejang yang menyakitkan ketika otot-otot direkondisi.

Terapi fisik untuk leher mungkin direkomendasikan dalam kasus lain juga, seperti bagian dari program perawatan yang lebih besar untuk penyakit lain atau kondisi kronis.

Kapan Harus Menghindari Terapi Fisik untuk Nyeri Leher ?

Dalam beberapa kasus, terapi fisik mungkin tidak membantu mengurangi nyeri leher atau bahkan dapat memperburuk masalah. Terapi fisik biasanya tidak dianjurkan untuk nyeri leher kronis jika salah satu dari yang berikut ini benar:

Ketidakstabilan tulang belakang yang signifikan. Kadang-kadang tulang belakang leher tidak cukup stabil untuk berolahraga, seperti jika tulang belakang patah, atau jika degenerasi tulang belakang menyebabkan kompresi sumsum tulang belakang atau akar saraf. Dalam kasus tersebut, tulang belakang harus distabilkan untuk mencegah cedera lebih lanjut sebelum melanjutkan terapi fisik.

Masalah medis mendasar yang serius. Jika nyeri leher disebabkan oleh infeksi atau tumor, penyebab yang mendasarinya harus diatasi terlebih dahulu. Misalnya, jika tumor kanker berkontribusi terhadap nyeri leher, melakukan latihan tidak akan mengurangi ukuran tumor, dan masalahnya malah bisa tumbuh dan menjadi lebih buruk.

Alasan lain untuk tidak merekomendasikan terapi fisik mungkin juga ada, seperti jika tubuh pasien tidak akan mentoleransi pengobatan dengan baik.

Metode Perawatan Terapi Fisik

Ada 2 bentuk terapi fisik yang umum:

Terapi fisik pasif, yang melibatkan perawatan yang diterapkan tanpa upaya dari pasien. Banyak metode perawatan yang tersedia, seperti mengaplikasikan kompres es, terapi panas, terapi pijat, ultrasound, elektroterapi, dan lainnya. Tujuan terapi fisik pasif adalah membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Terapi fisik aktif, yang melibatkan pasien menggerakkan tubuhnya sendiri melalui latihan dan peregangan. Dengan meningkatkan kekuatan dan kelenturan di leher, otot-otot ini mungkin menjadi kurang menyakitkan dan lebih mampu mempertahankan postur yang baik, yang mengurangi stres pada tulang belakang leher.

Fase awal terapi fisik untuk nyeri leher mungkin melibatkan perawatan yang lebih pasif, tetapi semakin banyak perawatan aktif yang mungkin dimasukkan seiring berjalannya waktu.

Khasiat Terapi Fisik

Banyak penelitian telah memeriksa apakah terapi fisik dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terkait dengan tulang belakang, seperti di punggung bawah atau leher. Literatur medis saat ini menunjukkan bukti sedang hingga kuat yang mendukung manfaat peran terapi fisik dalam mengurangi nyeri leher dan meningkatkan jangkauan gerakan. Beberapa penelitian bahkan menemukan manfaat lebih dari terapi fisik ketika dikombinasikan dengan metode perawatan lain, seperti aktivitas aerobik.

Read other articles & publications:
MEMILIH BANTAL UNTUK PENDERITA SCIATICA
Jika Anda memiliki keluhan sciatica, nye...
TAI CHI UNTUK NYERI PUNGGUNG
Tai Chi adalah bentuk latihan yang baru-b...
MEMBUNYIKAN "KREK" PADA LEHER, DAPATKAH MENYEBABKAN RADANG SENDI?
Ketika Anda dengan sengaja menekuk atau me...