MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Injeksi Steroid Epidural

Injeksi Steroid Epidural

by. Admin
11 April 2018
Injeksi Steroid Epidural

Terdapat beberapa risiko yang berhubungan dengan injeksi epidural, dan walaupun semuanya relatif jarang, Hal ini layak didiskusikan dengan para pakar yang akan menjalankan beberapa prosedur untuk menentukan tingkat prevalensi.

Risiko potensial dari Injeksi Steroid Epidural

Selayaknya semua prosedur medis invasif, ada risiko potensial yang berhubungan dengan injeksi steroid epidural lumbar. Selain mati rasa sementara pada lambung dan usus, komplikasi dan risiko potensial yang paling umum termasuk:

INjeksi Epidural Steroid

Infeksi. Infeksi parah memang sangat jarang, terjadi pada 0,1%-0,01% kejadian injeksi.

Kebocoran Dural. Sebuah kebocoran dural terjadi sekitar 0,5%. Ini dapat menyebabkan sakit kepala yang bersumber dari tulang belakang yang akan meningkat dalam beberapa hari. Walaupun tak sering, blood patch mungkin diperlukan untuk meringankan sakit kepala. Sebuah blood patch adalah sebuah prosedur sederhana, cepat untuk mendapatkan sejumlah darah dari pembuluh darah pasien dan disuntikkan sesegera mungkin pada ruang epidural untuk membuat gumpalan sekitar spinal dan menghentikan kebocoran.

Pendarahan. Perdarahan adalah komplikasi yang langka dan lebih umum untuk pasien yang mengalami bleeding disorder

Kerusakan saraf, Sangat langka, kerusakan saraf terjadi akibat trauma jarum, atau karena infeksi atau perdarahan.

Selain itu risiko injeksi, juga terdapat risiko potensial dari pengobatan menggunakan steroid. Dan cenderung jarang dan prevalensi rendah dibanding dengan steroid oral. Meskipun demikian, efek samping injeksi steroid epidural adalah :

Efek samping yang mungkin dari injeksi steroid epidural lumbar

Nyeri lokal yang meningkat

Sakit kepala yang berpindah dalam 24 jam

Wajah memerah

Kecemasan

Kurang tidur

Demam saat malam

Gula darah tinggi

Imunitas menurun karena efek steroid

Maag

Arthritis parah pada pinggang (avascular necrosis)

Katarak

Read other articles & publications:
RADIOFREQUENCY ABLATION UNTUK NYERI PUNGGUNG/LEHER RINGAN
Terapi Nyeri Punggung Ringan Tapi Tak Mau ...
TEKNIK BARU OPERASI SPINE, PELD
Roy, 35 tahun, mengalami gangguan nyeri p...
AKUPUNTUR, PILIHAN TERAPI ALTERNATIF PEREDA NYERI UNTUK SARAF TERJEPIT
Akupuntur dipertimbangkan sebagai perawat...