MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Dua Tahun Berobat Keliling Jawa Timur untuk Sembuh dari Spondilitis TB

Dua Tahun Berobat Keliling Jawa Timur untuk Sembuh dari Spondilitis TB

by. Tim Dr. Eko Agus Subagio, Sp. BS - Spine (Tulang Belakang), Dokter Saraf Kecetit
24 August 2016
Dua Tahun Berobat Keliling Jawa Timur untuk Sembuh dari Spondilitis TB

Siapapun bisa mengalami kondisi ini dan kali ini spine story datang dari Bojonegoro. Bapak Mifta seorang wiraswasta di bidang konstruksi. Keluhan yang dirasakan sejak 2 tahun lalu kian hari kian mengganggu. Sakit di pinggang yang awalnya biasa saja lama-lama membuat aktifitasnya terbatas. Sebagai orang awam, jika sakit tentu berobat yang dekat dan ada di sekitar kita dulu. Begitu juga Bapak Mifta, mulai dari alternatif di Jawa Timur sampai medis dengan beberapa spesialis di kotanya pun beliau kunjungi. Yah namanya ikhtiar bisa berangkat dari mana saja. Sampai suatu waktu beliau bertemu kawan yang kisahnya juga ada di sini.

"Waktu tahun pertama masih bisa aktifitas walaupun sangat terganggu, tapi untuk tahun kedua aktifitas mulai menurun. Badan sering panas dingin, terus bulan-bulan terakhir sebelum operasi tidak bisa beraktifitas sama sekali jadi cuti dari perusahaan hampir 1,5 bulan. Setelah cerita dengan kawan maka dapatlah nomor hotline tulang belakang. Kontak terjadi sebelum Lebaran. Setelah mendapat sedikit penjelasan umum, Sayapun berangkat ke Surabaya Spine Clinic Siloam Hospitals untuk diperiksa. MRI pun sudah di jadwalkan, dengan proses yang cepat hasil pun bisa didiskusikan bersama Dokter Eko Agus Subagio. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa ada kondisi Spondilitis TB Tulang Belakang sehingga terdapat bagian yang rusak. Jika dibiarkan tentu akan memperparah kondisi. Akhirnya operasipun menjadi pilihan utama untuk memperbaikinya. Terkait operasi tulang belakang banyak yang berpendapat negatif, katanya hanya 50% kesembuhannya. Namun dengan edukasi dan penjelasan yang cukup informatif dari sumber yang terpercaya, akhirnya saya mantap ingin sembuh melalui ikhtiar ini. Bismillah.

Setelah dibantu untuk penjadwalan operasi, kesulitan berikutnya ternyata keluarga membutuhkan bantuan untuk dicarikan akomodasi selama proses pemulihan karena saya tidak tahu berapa lama untuk rawat inap. Maka kamipun dibantu mencari tempat menginap sesuai budget yang diminta. Alhamdulillah, dari tahap persiapan, operasi dan pemulihan, semua sesuai dengan rencana. Rawat inap selama 4 hari saja sudah tampak perkembangannya sehingga diperbolehkan pulang. Istirahat di rumah selama seminggu dan sudah kembali bekerja. Alhamdulillah sekarang saya semakin membaik, untuk berjalan juga semakin nyaman. Saya sarankan ke kawan-kawan saya yang mengalami hal sama untuk mencari informasi dari sumber yang tepat. Semoga bermanfaat.

Read other articles & publications:
AKUPUNTUR, PILIHAN TERAPI ALTERNATIF PEREDA NYERI UNTUK SARAF TERJEPIT
Akupuntur dipertimbangkan sebagai perawat...
PENURUNAN BERAT BADAN UNTUK MERINGANKAN NYERI PUNGGUNG BAWAH
Secara khusus, rasa sakit dan masala...
DAPATKAH TERAPI PIJAT MEMBANTU KELUHAN NYERI PUNGGUN ?
Bagi kebanyakan orang, jawabannya adalah ...