MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Perjuangan Mengalahkan Tumor Tulang Belakang

Perjuangan Mengalahkan Tumor Tulang Belakang

by. Tim Dr. Eko Agus Subagio, Sp. BS - Spine (Tulang Belakang), Dokter Saraf Kecetit
06 June 2016
Perjuangan Mengalahkan Tumor Tulang Belakang

Kisah perjuangan sembuh dari sakit adalah suatu hal yang inspiratif bagi siapapun, terlebih bagi mereka memiliki kondisi yang sama. Bagaimana mereka kehilangan satu per satu nikmat orang sehat yang mungkin disia-siakan bagi sebagian orang. Bagaiamana orang-orang disekitarnya memberi dukungan. Yang luar biasa hebat pada cerita kali ini adalah datang dari seorang anak laki-laki usia 11 tahun dari solo Jawa Tengah.

Anda bisa membayangkan anak di usia tersebut yang seharusnya bermain dengan riang dan belajar bersama teman-temannya yang lain secara bertahap kehilangan kemampuan geraknya. Dia adalah Dandy, Pada usia 10 tahun, awalnya hampir setiap malam dia mengeluhkan sakit pada bagian lehernya. Karena berlangsung kontinyu, akhirnya ayahnya membawa Dandy untuk pergi periksa ke Dokter. Setelah dari pemeriksaan itu, Dandy diketahui memiliki scoliosis diikuti dengan leher sering kaku dan tangan mulai lemah. Cukup lama Dandy berobat jalan. Namun ternyata pengobatan yang dijalani belum menampakkan hasil yang diharapkan. Yang membuat semakin sedih, Dandy semakin terbatas dalam beraktifitas, sampai kondisi hanya bisa berbaring terlentang dan tidak bisa apa-apa, akhirnya tidak bisa sekolah. Dandy juga menceritakan kepada kami dalam kondisinya itu dia merasa tidak percaya diri, malu dan takut. Sampai ayahnya membawa ke spesialis Bedah Saraf terdekat. Hasil dari pemeriksaan menunjukkan ternyata Dandy memiliki tumor tulang belakang pada bagian leher dan inilah yang membuat kondisinya semakin memburuk drastis. Saat itu spesialis bedah sarafnya bilang ini harus dioperasi namun tidak dapat di lakukan di tempatnya jadi dirujuklah ke Surabaya Spine Clinic Siloam Hospitals Surabaya. Tentu perasaan Dandy saat mendengar keputusan untuk anjuran operasi adalah sangat takut sekali sampai menangis. Ayah dan Ibu beserta keluarga membesarkan hati Dandy dan menyemangatinya, terlebih rasa sakitnya sudah tidak tertahankan. Dandy rindu bisa bermain lagi bersama teman, Dia ingin bisa olahraga Badminton dan sekolah lagi.

Dengan keinginan kuat untuk bisa sembuh, doa tak hentinya dan dukungan semua orang, Dandy menjalani operasi di Siloam dengan Dokter Eko Agus Subagio akhir tahun 2015, Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Setelah operasi Dandy akan membutuhkan terapi baik fisik maupun mental untuk mengembalikan fungsi anggota geraknya. Dukungan terus mengalir dan memberikan semangat lagi. Teman-teman sekolah sering datang berkunjung dan selalu membawkan catatan pelajaran untuknya. Pada saat diwawancara Dandy sedang sibuk latihan berjalan dan menulis. Walaupun dengan susah payah tapi Dandy senang dengan perkembangan kesehatannya dan semakin semangat. Harapanya tahun ajaran baru ini Dandy bisa belajar lagi di sekolah. Semangat Ya Dandy, kamu pasti bisa.

Read other articles & publications:
AKUPUNTUR, PILIHAN TERAPI ALTERNATIF PEREDA NYERI UNTUK SARAF TERJEPIT
Akupuntur dipertimbangkan sebagai perawat...
PENURUNAN BERAT BADAN UNTUK MERINGANKAN NYERI PUNGGUNG BAWAH
Secara khusus, rasa sakit dan masala...
DAPATKAH TERAPI PIJAT MEMBANTU KELUHAN NYERI PUNGGUN ?
Bagi kebanyakan orang, jawabannya adalah ...