MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > 5 Realitas Hidup dengan Nyeri Kronis

5 Realitas Hidup dengan Nyeri Kronis

by. Dr. Eko Agus Subagio, Sp. BS - Spine (Tulang Belakang), Dokter Saraf Kecetit
21 April 2015
5 Realitas Hidup dengan Nyeri Kronis

5 Realitas Hidup dengan Nyeri Kronis

Hidup dengan nyeri kronis memang cukup menantang karena nyatanya –nyeri—tetapi terdapat faktor yang mengikuti kondisi tersebut yang membuat aktifitas sehari-hari lebih sulit dilakukan. Jika anda menderita nyeri kronis atau hidup bersama dengan orang yang menderita nyeri kronik, pertimbangkan artikel ini untuk dibagi bersama mereka atau orang-orang yang anda sayangi. Sehingga mereka dapat memahami bagaimana rasanya anda atau mereka yang menderita nyeri ini.

1. Nyeri jarang-jarang “diseluruh tangan”
Orang sakit sering diperlakukan seolah-olah rasa sakit mereka sebenarnya dibuat-buat atau dibesar-besarkan. Kenyataannya memang rasa nyeri adalah hal yang subjektif (dimana setiap orang bisa berbeda-beda). Keluhan nyeri kronik sering disebabkan oleh masalah anatomi yang sulit atau tidak mungkin didiagnosis menggunakan tes medis standar, dan nyeri tidak bisa didiagnosis seperti masalah medis lain (seperti patah tulang yang dapat dilihat menggunakan sinar X).
Beruntungnya, Sebagian besar tenaga medis saat ini mencoba memahami dan menempatkan nyeri kronik sebagai keluhan yang nyata dan memerlukan penanganan secara berbeda.

2. Nyeri bukanlah satu-satunya masalah—Hal ini menimbulkan masalah kesehatan lain.
Pikiran dan perasaan yang terkait dengan nyeri kronik dapat memperburuk atau mengurangi nyeri itu sendiri. Sebagai contoh, depresi, yang merupakan penyakit serius dapat memperburuk nyeri. Gangguan tidur, juga disebabkan oleh nyeri, dan dapat juga memperburuk rasa nyeri. Dan bertambahnya rasa nyeri biasanya menambah masalah gangguan tidur.
Seringkali semua kondisi terkait terhadap nyeri memerlukan penanganan yang bersamaan agar pasien mendapatkan bantuan lebih baik.

3. Nyeri Bersifat Sangat Pribadi
Setiap orang memiliki pengalaman dan menunjukkan rasa nyerinya dengan cara yang berbeda. Dua orang dengan kondisi kesehatan yang sama hampir merasakan dan menunjukkan rasa nyerinya dalam cara yang unik tergantung dengan sejumlah faktor. Teori nyeri kronik yang terbaru saat ini memiliki penjelasan fisiologi untuk bagaiamana dan mengapa orang memiliki pengalaman yang berbeda.
Ketika kembali dengan permasalah nyeri punggung, memeng benar. Dua orang dengan herniated disc, tapi yang satu merasakan hanya sedikit ketidaknyamanan dan yang lain merasakan nyeri yang terasa membakar secara intens dan tidak merespons pengobatan konvensional. Hal ini juga tidak jarang tidak ditemukan penyebab anatominya.
Mengapa hal ini penting?, artinya nyeri kronik sering memerlukan penanganan selayaknya masalah utama, yang penanganannya berbeda dengan pendekatan medis konvensional untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan masalah nyeri tersebut.

4. Nyeri Kronis itu yang Terburuk .
Tidak seperti nyeri akut, yang berfungsi sebagai sinyal peringatan ( misalnya saya menginjak paku – setelah rasa sakit saya rasakan saya langsung memindahkan kaki saya ! ) , Nyeri kronis tidak memiliki fungsi yang berguna. Hanya saja seringkali, nyeri kronis disebabkan oleh saraf yang terus mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak . Ketika berhadapan dengan nyeri kronis , salah satu hal yang paling membuat frustrasi adalah bahwa tidak ada yang perlu " diperbaiki . " Itu hanya ada dalam tubuh Anda, itu saja.

5. Penderita Nyeri Kronis menjadi KESEPIAN .
Setelah beberapa saat, banyak orang dengan nyeri kronis - terutama nyeri yang disebabkan oleh kondisi yang tidak dapat dilihat - mulai merasa terisolasi. Surabaya Spine Clinic memfasilitasi penederita nyeri kronik di dunia untuk untuk berhubungan dengan orang lain dalam situasi yang sama dan menemukan kelompok sebaya melalui komunitas online dalam situasi yang sama. Silahkan bergabung di linkhttps://www.facebook.com/groups/1635638343332198/ : Komunitas Bebas Nyeri Leher, Nyeri Punggung dan Keluhan Tulang Belakang

Sekarang anda memiliki pemahaman yang lebih jelas bagaimana menderita nyeri kronis, serta peran sentral bahwa pikiran memainkan pengalaman nyeri kronis , menjadi perhatian prioritas dalam komunitas medis. Pasien yang mulai mendapatkan pemahaman yang lebih mengenai nyeri kronis mereka sendiri juga dapat mengambil manfaat dalam hal mendapatkan dukungan emosional, manajemen rasa nyeri yang lebih efektif dan berkelanjutan, dan bahkan mungkin memanfaatkan kekuatan pikiran mereka untuk membantu dalam mengatasi rasa nyeri.

Surabaya Spine Clinic

Klinik Tulang Belakang

Siloam Hospitals Surabaya

Surabaya, Jawa Timur Indonesia

Hotline 0822 3322 7788

Read other articles & publications:
3 HAL YANG MEMBUAT TULANG BELAKANG ANDA AKAN BERTERIMAKASIH
1. Gunakan meja kerja- berdiri untuk seti...
FUSI TULANG BELAKANG DENGAN TLIF
Fusi tulang belakang (seperti TLIF) adalah...
NYERI PUNGGUNG BAWAH GEJALA, DIAGNOSA DAN PERAWATAN
Nyeri punggung bawah dapat diseba...