MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Operasi Tulang Belakang Tidak Akan Menyebabkan Kelumpuhan

Operasi Tulang Belakang Tidak Akan Menyebabkan Kelumpuhan

by. Tim Dr. Eko Agus Subagio, Sp. BS - Spine (Tulang Belakang), Dokter Saraf Kecetit
15 August 2014
 Operasi Tulang Belakang Tidak Akan Menyebabkan Kelumpuhan

Kelumpuhan setelah menjalani operasi tulang belakang tidak pernah terjadi. Tetapi kegagalan dalam operasi tulang belakang bisa terjadi, sehingga pasien rugi karena tidak ada perbaikan kesehatan.

Kegagalan terjadi karena tidak adanya penyatuan atara pen dengan tulang. Butuh waktu tiga bulan agar penyatuan sempurna, sehingga setelah operasi pasien tidak boleh terlalu banyak jalan atau berlari. Hal itu diungkapkan dokter Thirukumaran Subramaniam dari Rumah Sakit Mahkota Malaka Malaysia dalam seminar ortopedi di Kantor Perwakilan Semarang Jl MH Thamrin, Sabtu (26/1).

“Saya takut tidak ada hasil setelah operasi pasien. Karena pasien stres, saya ikut stres berpikir reputasi sebagai dokter yang gagal,” ujarnya.

Informasi efek samping akibat operasi tulang belakang telah menyebar di masyarakat dan menjadi kekhawatiran. Namun, tidak dapat dibuktikan munculnya kejadian lumpuh. Tanda kegagalan operasi misalnya tak bisa jalan usai operasi atau masih ada rasa sakit di punggung.

Persoalan sendi juga mengemuka dengan adanya keluhan kram, kesemutan, dan tidak bisa jalan. Penanganannya tidak harus operasi, tetapi bisa dengan teknik suntikan kemudian meminum glukosamin dalam jangka waktu tertentu.

“Sendi perlu glukosamin agar tulang rawan kuat, sehingga tidak sakit saat tulang-tulang bergesekan atau saat bergerak,” katanya.

Penyandang diabetes atau kelebihan unsur gula dalam darah tetap bisa meminum glukosamin. Sebab, tidak berbahaya, tapi dimungkinkan ada gangguan sedikit. Cara meminimalisir gangguan dengan mengurangi dosis obat antigula.

“Untuk anak muda sejauh ini perlu glukosamin, karena tulang rawan masih bagus dan subur. Glukosamin bukan satu-satunya obat untuk menguatkan tulang rawan, tapi saat ini belum ada bahan lain yang bisa mengantikannya. Silakan kalau ada alternatif untuk pengganti glukosamin,” ujarnya usai peresmian kantor perwakilan RS Mahkota Melaka Malaysia.

Sumber: suaramerdeka

Surabaya Spine Clinic

Klinik Tulang Belakang

Siloam Hospitals Surabaya

Surabaya, Jawa Timur Indonesia

Hotline (+62) 0822 3322 7788

Read other articles & publications:
AKUPUNTUR, PILIHAN TERAPI ALTERNATIF PEREDA NYERI UNTUK SARAF TERJEPIT
Akupuntur dipertimbangkan sebagai perawat...
PENURUNAN BERAT BADAN UNTUK MERINGANKAN NYERI PUNGGUNG BAWAH
Secara khusus, rasa sakit dan masala...
DAPATKAH TERAPI PIJAT MEMBANTU KELUHAN NYERI PUNGGUN ?
Bagi kebanyakan orang, jawabannya adalah ...